Sabtu, 24 Mei 2014
Kamis, 22 Mei 2014
Kamis, 15 Mei 2014
Hubungan Buah Manggis dengan Hipertensi
Buah Manggis dan Hipertensi
Siapa yang tidak mengenal buah manggis? Orang indonesia tentu sudah
kenal akrab dengan buah ini, selain rasanya manis namun tidak
membosankan. Buah manggis tergolong tumbuhan musiman namun kita tidak
terlalu sulit untuk menemukan buah manggis karena tumbuhan ini dapat
berkembang biak dimana saja. Buah ini menjadi primadona dikalangan
penggemar buah ketika Badan Kesehatan Dunia (tahun 2008) menyatakan
bahwa lebih dari seperempat penduduk dunia menderita penyakit Hypertensi (darah tinggi) dan dapat mengakibatkan kematian.
Lalu apa hubungan penyakit hipertensi dengan buah manggis?
Berdasarkan penelitian para ahli tentang penyakit hipertensi, adalah
suatu tekanan darah yang tinggi melebihi batas ukuran normal yaitu
120/80 mmHg, artinya tekanan darah dikatakan tinggi jika lebih dari
140/90 mmHg. Angka tersebut didapat dari perbandingan tekanan sistolik dengan diastolik.
Sistolik adalah tekanan yang dibuat jantung saat memompa darah ke
arteri. Sedangkan diastolik adalah tekanan darah pada arteri di saat
jantung sedang beristirahat diantara dua denyut.
Penyebab penyakit hipertensi dibagi menjadi dua, primer dan sekunder.
Hipertensi primer tidak diketahui penyebabnya dan sekitar 90% dari
penderita hipertensi tergolong pada jenis hipertensi primer, sedangkan
hipertensi sekunder dapat dideteksi penyebabnya, seperti kelainan
pembuluh darah ginjal, tiroid, dan kelenjar adrenal. Untuk menjaga
tekanan darah agar tetap normal diperlukan koreksi gaya hidup meliputi
penurunan berat badan, pembatasan asupan garam, diet kolesterol dan
lemak jenuh, pembatasan konsumsi alkohol dan kopi, menjauhi strees,
menggunakan suplemen potasium, kalsium, kalium dan magnesium, tidak
merokok serta rajin berolah raga.
Oleh karena itu penyakit ini disebut dengan "The Silent Killer".
Untuk itu diperlukannya pengobatan serta penanganan secara tepat. Jika
tidak, maka penyakit hipertensi akan sangat berpotensi menimbulkan
penyakit jantung kardiovaskuler dan penyakit stroke. Karena diperkirakan
pada setiap tahunnya sekitar 17 juta orang terserang stroke dan
penyakit jantung. Untuk mencegah terjadinya penyakit hipertensi, yang
paling utama adalah menjaga pola makan, berolahraga dengan teratur, dan
menjaga mood atau pikiran untuk tidak stress.
Berkaitan dengan pola makan, hipertensi kerap sekali disebabkan oleh
meningkatnya kandungan darah, seperti kolesterol, asam urat dan gula.
Bila ketiga kandungan ini meningkat, maka probabilitas untuk
meningkatnya tekanan darah juga akan tinggi, dan ini biasanya berlanjut
dengan munculnya gangguan jantung, bila tidak segara ditangani.
Antioksidan
Seperti yang telah dijelaskan di awal, bahwa penyakit ini dapat dicegah
dengan mengkonsumsi zat-zat alami yang bersifat antioksidan, misalnya Xanthone. Dan zat ini ternyata banyak terkandung dalam kulit buah manggis. Xanthone merupakan zat yang berfungsi sebagai antioksidan, dari penelitian didapat dalam tubuh xanthone yang merupakan antioksidan kuat dan sangat dibutuhkan oleh tubuh sebagai penyeimbang pro-oxidant dalam tubuh serta lingkungannya, lebih dikenal dengan istilah "radikal bebas".
Lalu sebuah penelitian dari Thailand juga membuktikan bahwa ekstrak xanthone dapat memberikan efek positif terhadap antiproliferasi yang dikaitkan dengan sel kanker payudara. Penelitian itu juga membuktikan bahwa xanthone bisa digunakan sebagai obat penyakit jantung dan dapat menurunkan lipopolisakarida.
Yang menjadi pertanyaan sekarang adalah, apakah untuk mendapatkan
xanthone tersebut kita harus mengimpor dari luar negeri? Tentu saja
tidak, karena cukup dengan cara yang sederhana yaitu dengan menggiling
kulit buah manggis lalu dicampur air untuk diminum airnya, sudah dapat
menjauhkan kita dari penyakit hipertensi. Selanjutnya terserah anda
untuk memilihnya.
Keunggulan Gadget Terbaru HP OPPO N1
Oppo Indonesia meluncurkan ponsel cerdas teranyar mereka, Oppo N1 di
Indonesia. Acara
Salah satu fitur unggulan Oppo N1 adalah kamera berputar 206 derajat yang dilengkapi sensor dengan resolusi 13MP. Lensa 6 elemen dengan bukaan f/2.0 serta teknologi Oppo Pure Image, menjadikan ponsel ini bisa menangkap gambar lebih baik dan berkualitas. Selain itu, dukungan dual LED flash yang bisa diatur tingkat kecerahannya menambah keunggulannya untuk menampilkan gambar yang lebih nyata.
Mengambil gambar diri sendiri pada perangkat berukuran 5,9 inci ini juga menjadi lebih mudah karena N1 menawarkan cara navigasi yang berbeda. Panel O-touch di bagian belakang akan memudahkan pengguna mengenali sentuhan serta gesture melalui jari. Fitur ini sangat berguna untuk mengambil gambar, browsing, membaca serta mendengarkan lagu.
Fitur lainnya adalah O-Click yang bisa dimanfaatkan untuk penggunaan jarak jauh, termasuk untuk pengambilan gambar dengan kamera. O-Click terhubung secara nirkabel ke N1 melalui Bluetooth dan bisa membunyikan suara alarm pada telepon maupun pada itu sendiri jika pengguna tidak bisa menemukan salah satu dari kedua perangkat tersebut. O-Click juga memudahkan pengguna yang ingin mengambil foto secara berkelompok dari jarak jauh. Pengguna N1 memiliki banyak opsi dan metode untuk melakukan pengambilan gambar.
Berjalan di atas plaform Android 4.2 Jelly Bean, Oppo melengkapi antarmuka N1 dengan Color OS. Jet Lee menegaskan, Oppo merancang Color OS secara eksklusif untuk N1. Selain itu, Color OS telah memiliki lebih dari 400 peningkatan desain yang unik serta 37 paten khusus yang ditujukan untuk kemudahan penggunaan serta penampilan.
Fitur unik yang tersemat di dalam Color OS sangat beragam. Contohnya, cukup membuat sebuah gambar di atas layar dengan jari, pengguna sudah bisa mengaktifkan Oppo N1, kamera, Facebook, atau aplikasi yang sering digunakan. Selain itu, Jika pengguna ingin mengatur volume suara, cukup geser ke atas atau bawah layar dengan dua jari. Jika ingin menangkap tampilan di layar, pengguna bisa menggerakkan tiga jarinya di atas layar ke arah bawah.
Salah satu fitur unggulan Oppo N1 adalah kamera berputar 206 derajat yang dilengkapi sensor dengan resolusi 13MP. Lensa 6 elemen dengan bukaan f/2.0 serta teknologi Oppo Pure Image, menjadikan ponsel ini bisa menangkap gambar lebih baik dan berkualitas. Selain itu, dukungan dual LED flash yang bisa diatur tingkat kecerahannya menambah keunggulannya untuk menampilkan gambar yang lebih nyata.
Mengambil gambar diri sendiri pada perangkat berukuran 5,9 inci ini juga menjadi lebih mudah karena N1 menawarkan cara navigasi yang berbeda. Panel O-touch di bagian belakang akan memudahkan pengguna mengenali sentuhan serta gesture melalui jari. Fitur ini sangat berguna untuk mengambil gambar, browsing, membaca serta mendengarkan lagu.
Fitur lainnya adalah O-Click yang bisa dimanfaatkan untuk penggunaan jarak jauh, termasuk untuk pengambilan gambar dengan kamera. O-Click terhubung secara nirkabel ke N1 melalui Bluetooth dan bisa membunyikan suara alarm pada telepon maupun pada itu sendiri jika pengguna tidak bisa menemukan salah satu dari kedua perangkat tersebut. O-Click juga memudahkan pengguna yang ingin mengambil foto secara berkelompok dari jarak jauh. Pengguna N1 memiliki banyak opsi dan metode untuk melakukan pengambilan gambar.
Berjalan di atas plaform Android 4.2 Jelly Bean, Oppo melengkapi antarmuka N1 dengan Color OS. Jet Lee menegaskan, Oppo merancang Color OS secara eksklusif untuk N1. Selain itu, Color OS telah memiliki lebih dari 400 peningkatan desain yang unik serta 37 paten khusus yang ditujukan untuk kemudahan penggunaan serta penampilan.

Fitur unik yang tersemat di dalam Color OS sangat beragam. Contohnya, cukup membuat sebuah gambar di atas layar dengan jari, pengguna sudah bisa mengaktifkan Oppo N1, kamera, Facebook, atau aplikasi yang sering digunakan. Selain itu, Jika pengguna ingin mengatur volume suara, cukup geser ke atas atau bawah layar dengan dua jari. Jika ingin menangkap tampilan di layar, pengguna bisa menggerakkan tiga jarinya di atas layar ke arah bawah.
Rabu, 09 April 2014
KEMOLARAN & LAJU REAKSI
KEMOLARAN
V1.M1=V2.M2
V1=Volume sebelum pengenceran(liter)
M1=Molaritas sebelum pengenceran(M)
V2=Volume sesudah pengenceran(liter)
M2=Molaritas sesudah pengenceran(M)
Jawab :
Jawab :
Laju reaksi adalah perubahan konsentrasi pereaksi atau hasil reaksi tiap satuan
PERSAMAAN LAJU REAKSI
1. LUAS PERMUKAAN SENTUH
2. KONSENTRASI
3. SUHU
Kemolaran
adalah salah satu cara menyatakan kepekataan larutan. Kemolaran
menyatakan jumlah mol zat terlarut dalam setiap larutan. Kemolaran
dinyatakan dengan lambang M. Berikut Rumus Kemolaran :
V1.M1=V2.M2
V1=Volume sebelum pengenceran(liter)
M1=Molaritas sebelum pengenceran(M)
V2=Volume sesudah pengenceran(liter)
M2=Molaritas sesudah pengenceran(M)
Contoh Soal :
1. Sebanyak 16,4 gram Ca(NO3)2 dilarutkan dalam air hingga volume 250 ml. Jika diketahui Mr Ca(NO3)2 = 164, tentukan Konsentrasi larutan !
2.
Sebanyak 50 ml larutan HCl 0,2 M ditambah air hingga membentuk larutan
HCl dengan konsentrasi 0,05 M. Hitunglah volume air yang harus
ditambahkan !
M1 . V1 = M2 . V2
0,2 . 50 = 0,05 . V2
V2 = 200 ml
V air = 200-50 = 150 ml
Hubungan Kemolaran dengan Kadar Larutan
Kadar
menyatakan massa zat terlarut dalam 100 gram larutan, sedangkan
kemolaran menyatakan jumlah mol zat terlarut dalam setiap liter larutan.
Oleh karena massa merupakan hasil kali volum dengan massa jenis, maka
kemolaran larutan dapat ditentukan jika kadar dan massa jenisnya di
ketahui.
Sebaiknya Anda Tahu !
Menambahkan air ke dalam asam sulfat pekat sangat berbahaya.
Ketika
mengencerkan asam sulfat pekat, kita menambahkan asam sulfat ke air,
tidak sebaliknya. Hal itu karena percampuran asam sulfat dengan air
sangat eksoterm dan massa jenis asam sulfat pekat lebih besar daripada
air.
Jika
air ditambahkan ke dalam asam sulfat pekat akan membentuk lapisan
dengan asam sulfat di lapisan bawah. Ketika asam sulfat dan air
bercampur, terbentuk panas yang dapat menyemburkan air di lapisan atas.
Jika asam sulfat yang ditambahkan ke dalam air, maka asam sulfat akan
segera menyebar sehingga lebih aman. Namun demikian, penambahan asam
sulfat ke dalam air tetap harus dilakukan secara hati-hati, sedikit demi
sedikit.
LAJU REAKSI
waktu :
Reaksi = A + B à C, dapat diartikan:
a. Berkurannya konsentrasi A dan B tiap satuan waktu
b. Bertambahnya konsentrasi C tiap satuan waktu
PERSAMAAN LAJU REAKSI
Pada reaksi: mA + nB à C, persamaan laju reaksi dapat dinyatakan dengan
v = k [A]m [B]n
v = laju reaksi
k = tetapan laju reaksi
[A] = konsentrasi/molaritas A
[B] = konsentrasi/molari tas B
m = orde/tingkat reaksi terhadap A
n = orde/tingkat reaksi terhadap B
m + n = orde reaksi total
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI LAJU REAKSI
1. LUAS PERMUKAAN SENTUH
Luas permukaan sentuh memiliki peranan yang sangat penting dalam laju reaksi, sebab semakin besar luas permukaan bidang sentuh antar partikel, maka tumbukan yang terjadi semakin banyak, sehingga menyebabkan laju reaksi semakin cepat. Begitu juga, apabila semakin kecil luas permukaan bidang sentuh, maka semakin kecil tumbukan yang terjadi antar partikel, sehingga laju reaksi pun semakin kecil. Karakteristik kepingan yang direaksikan juga turut berpengaruh, yaitu semakin halus kepingan itu, maka semakin cepat waktu yang dibutuhkan untuk bereaksi ; sedangkan semakin kasar kepingan itu, maka semakin lama waktu yang dibutuhkan untuk bereaksi. Untuk membuktikan dilakukan percobaan untuk melihat pengaruh
Luas permukaan bidang sentuh terhadap laju reaksi. Pengamatan dilakukan pada reaksi antara batu pualam (CaCO3) dengan larutan asam klorida dengan reaksi sebagai berikut :
CaCO3(s) + 2HCl(aq) → CaCl2(aq) + H2O(l) + CO2(g)
Dari berbagai percobaan menunjukkan bahwa makin besar konsentrasi zat-zat yang bereaksi makin cepat reaksinya berlangsung. Makin besar konsentrasi makin banyak zat-zat yang bereaksi sehingga makinbesar kemungkinan terjadinya tumbukan dengan demikian makin besar pula kemungkinan terjadinya reaksi.
3. SUHU
Suhu juga turut berperan dalam mempengaruhi laju reaksi. Apabila suhu pada suatu rekasi yang berlangusng dinaikkan, maka menyebabkan partikel semakin aktif bergerak, sehingga tumbukan yang terjadi semakin sering, menyebabkan laju reaksi semakin besar. Sebaliknya, apabila suhu diturunkan, maka partikel semakin tak aktif, sehingga laju reaksi semakin kecil.
Pada umumnya, untuk setiap kenaikan suhu sebesar 10oC, laju reaksi akan naik menjadi dua sampai tiga kali cepat dari semula. Hal tersebut dapat dirumuskan sebagai berikut :
Pada umumnya, untuk setiap kenaikan suhu sebesar 10oC, laju reaksi akan naik menjadi dua sampai tiga kali cepat dari semula. Hal tersebut dapat dirumuskan sebagai berikut :
Keterangan :
∆v = kenaikan laju reaksi T0 = suhu awal
∆T = kenaikan suhu (100C) v0 = laju reaksi awal
Tt = suhu akhit vt = laju reaksi akhir
4. KATALIS
Katalis adalah
suatu zat yang mempercepat laju reaksi kimia pada suhu tertentu, tanpa
mengalami perubahan atau terpakai oleh reaksi itu sendiri. Suatu katalis
berperan dalam reaksi tapi bukan sebagai pereaksi ataupun produk.
Katalis memungkinkan reaksi berlangsung lebih cepat atau memungkinkan
reaksi pada suhu lebih rendah akibat perubahan yang dipicunya terhadap
pereaksi. Katalis menyediakan suatu jalur pilihan
dengan energi aktivasi yang lebih rendah. Katalis mengurangi energi
yang dibutuhkan untuk berlangsungnya reaksi.
Katalis dapat dibedakan ke dalam dua golongan utama: katalis homogen dan katalis heterogen.
Katalis heterogen adalah katalis yang ada dalam fase berbeda dengan
pereaksi dalam reaksi yang dikatalisinya, sedangkan katalis homogen
berada dalam fase yang sama. Satu contoh sederhana untuk katalisis
heterogen yaitu bahwa katalis menyediakan suatu permukaan di mana
pereaksi-pereaksi (atau substrat) untuk sementara terjerat. Ikatan dalam
substrat-substrat menjadi lemah sedemikian sehingga memadai
terbentuknya produk baru. Ikatan atara produk dan katalis lebih lemah,
sehingga akhirnya terlepas.
Katalis homogen umumnya bereaksi dengan satu atau lebih pereaksi untuk membentuk suatu perantarakimia
yang selanjutnya bereaksi membentuk produk akhir reaksi, dalam suatu
proses yang memulihkan katalisnya. Berikut ini merupakan skema umum reaksi katalitik, di mana C melambangkan katalisnya:
A + C → AC (1)
B + AC → AB + C (2)
Meskipun katalis (C) termakan oleh reaksi 1, namun selanjutnya
dihasilkan kembali oleh reaksi 2, sehingga untuk reaksi keseluruhannya
menjadi :
A + B + C → AB + C
Beberapa katalis yang pernah dikembangkan antara lain berupa katalis Ziegler-Natta
yang digunakan untuk produksi masal polietilen dan polipropilen. Reaksi katalitis
yang paling dikenal adalah proses Haber, yaitu sintesis amoniak menggunakan besi biasa
sebagai katalis. Konverter katalitik yang dapat menghancurkan produk emisi kendaraan
yang paling sulit diatasi, terbuat dari platina dan rodium.
Minggu, 06 April 2014
For the Muslim hijab that there are 4 kinds of hijab
1. Hijab Exclusive Exclusive
2. Black color black hijab
Hijab is the color black absorb the most sunlight. Especially if worn when the weather is hot. But much like the color black, because black is a neutral color so it can be combined with any colors. In addition, this color is also suitable for a variety of events and we can wear when pressed for time who could not mix and match the clothes with hijab. So we do not need a long time to adjust to the clothes. Although it could not mix and match but we still feel comfortable with wearing these colors.
3. Hijab neutral color neutral
Many people think black is a neutral color. It turns out that there is still a neutral color other than black. Other neutral colors are beige, beige, white and ivory. So the hijab with a neutral color beige, beige, white and ivory can we pair with a wide variety of clothing colors that we have. In addition, the hijab with this color can balance the outfit with a motive to make it look more crowded crowded so we feel comfortable.
4. Motif Hijab
Hijab is the last motive was motifs hijab. For this motive hijab many choices, such as florals, cartoon motifs, polka motifs and many other motives. With patterned hijab is usually more fitting if we partner with the plain colors of clothing that does not look crowded fitting used. Besides this motif hijab can also give the impression that the wearer cheerful. In the past may not have many options for all kinds of hijab, but now many choices of motifs and forms. Stay of us for creating and adjusting the veil motif.
Langganan:
Postingan (Atom)






